•  

Jalan Allah Com
Rabu, 17 Juli 2013 - 14:48:21 WIB
Duta Besar Takhta Suci Vatikan untuk Malaysia Uskup Agung Joseph Marino telah menyampaikan permintaa
Diposting oleh : admin
Kategori: Kristen & Katolik - Dibaca: 1528 kali

Pemerintah Malaysia menolak campur tangan Duta Besar Vatikan untuk Malaysia Mgr Joseph Marino dalam perdebatan tentang penggunaan kata Allah,  karena uskup agung itu dianggap melanggar perjanjian diplomatik yang ditetapkan Malaysia dan Vatikan.

Dalam sebuah pernyataan keras, Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak mengatakan, Malaysia menolak campur tangan asing atau pengaruh lain terhadap isu yang sangat sensitif ini.

Pernyataan selengkapnya sebagai berikut:

“Keputusan pemerintah untuk membangun hubungan diplomatik dengan Vatikan adalah sebagai pengakuan atas pentingnya dialog budaya dan agama untuk meningkatkan persahabatan dan kerukunan. Namun, Vatikan seperti banyak misi asing lainnya, wajib mematuhi perjanjian diplomatik, yang antara lain, meminta  mereka untuk tidak mencampuri urusan dalam negeri. Karena itu, sangat disesalkan, Duta Vatikan untuk Malaysia Joseph Marino melakukan hal sebaliknya.

Masalah (penggunaan kata “ALLAH”) saat ini sedang dalam proses persidangan di Pengadilan Tinggi dan semua pihak harus membiarkan kasus ini ditentukan sesuai hukum yang berlaku. Sebagai negara berdaulat, Malaysia tidak menerima campur tangan atau pengaruh asing pada masalah sensitif ini. Campur tangan seperti itu hanya akan memicu sentimen agama dan tidak membantu memberikan kontribusi untuk menjamin stabilitas serta kerukunan agama dan ras di Malaysia.”

Kecaman ini muncul setelah pada 11 Juli lalu, dalam sebuah wawancara,  Mgr Josep mengatakan, Malaysia mesti menghargai komunitas Katolik di negara itu yang menggunakan kata Allah dalam Kitab Suci berbahasa Melayu.

Pernyataan Uskup ini melahirkan berbagai komentar pedas dari kelompok Muslim, bahkan ada yang meminta agar Kedutaan Vatikan di Malaysia ditutup.

Beberapa tahun terakhir, perdebatan soal penggunaan kata Allah, merupakan isu yang terus menghangat di Malaysia. Berbagai komunitas Muslim di negara tersebut tidak menerima bahwa kata Allah juga digunakan oleh orang Kristen.

Sumber: Apostolic nuncio strongly censured by Malaysian PM






Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)